Pengenalan Dasar Kecerdasan Buatan dan Prinsip Etika Penggunaannya bagi Siswa SMA Telkom Bandung
DOI:
https://doi.org/10.63821/ajpkm.v6i1.600Kata Kunci:
kecerdasan buatan, etika penggunaan AI, machine learningAbstrak
Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 menjadikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai salah satu kompetensi esensial yang perlu dimiliki peserta didik. Naskah Akademik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikeluarkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia menegaskan pentingnya integrasi literasi komputasi, pemrograman, dan AI secara sistematis dalam kurikulum, sekaligus menekankan dimensi etika, tanggung jawab, dan keamanan digital. Siswa Sekolah Menengah Atas berada pada posisi strategis sebagai calon talenta digital masa depan. Namun, pemahaman mereka terhadap konsep dasar AI dan implikasi etis penggunaannya masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pengenalan dasar-dasar kecerdasan buatan serta penanaman prinsip etika dalam pemanfaatan AI di konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan berupa pemaparan materi secara interaktif berbasis studi kasus, dan diskusi kelompok terarah mengenai konsep dasar AI dan masalah etika dalam penggunaan AI seperti privasi data, plagiarisme berbantuan AI,dan tanggung jawab pengguna teknologi. Kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi sederhana tentang cara kerja AI untuk memperkuat pemahaman konseptual siswa. Hasil pengabdian masyarakat dapat dirasakan oleh peserta. Hal ini dapat dilihat dari 90% peserta yang menjawab setuju dan sangat setuju untuk pertanyaan kuesioner “materi kegiatan sesuai dengan kebutuhan mitra/peserta.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jondri, Indwiarti, Agung Toto Wibowo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









